
Ini 5 Perawatan Penting yang Kamu Harus Tahu supaya Awet!
Punya mobil untuk pertama kalinya pasti bikin senang. Tapi di balik euforia itu, kamu juga harus tahu kalau mobil butuh perawatan rutin agar tetap nyaman digunakan dan nggak gampang rusak.
Sayangnya, banyak pemilik mobil baru yang masih bingung harus mulai dari mana, atau bahkan lupa merawat mobil.
Nah, biar nggak bingung, berikut 5 perawatan mobil yang wajib kamu lakukan kalau baru mempunyainya.
1. Ganti Oli Secara Teratur
Buat kamu yang baru punya mobil, jangan menunggu mesin terasa kasar atau panas dulu baru ganti oli. Umumnya, oli perlu diganti setiap 5.000–10.000 km atau setiap enam bulan sekali, tergantung jenis oli dan kondisi pemakaian.
Kalau kamu sering terjebak macet atau berkendara jarak pendek, sebaiknya ganti oli lebih sering karena mesin bekerja lebih berat.
Selain oli mesin, jangan lupakan oli transmisi dan oli rem yang juga punya jadwal pergantian tersendiri.
2. Cek Tekanan dan Kondisi Ban
Ban adalah komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan, jadi kondisinya sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Ban yang kurang tekanan, bisa bikin boros bensin. Di sisi lain, ban yang terlalu keras, bisa mengurangi daya cengkeram terhadap jalanan.
Kamu bisa cek tekanan angin ban setidaknya dua minggu sekali atau sebelum perjalanan jauh slot joker. Gunakan standar tekanan yang tertera di pintu pengemudi atau buku manual.
Jangan lupa juga untuk mengecek kondisi fisik ban,apakah ada benjolan, retak, atau sudah aus. Perlu juga melakukan rotasi ban setiap 10.000 km, supaya keausannya merata dan umur pakai ban lebih panjang.
3. Periksa Air Radiator dan Cairan Lainnya
Salah satu hal penting dalam menjaga suhu mesin tetap stabil adalah air radiator (coolant). Kalau air radiator kurang atau kualitasnya sudah buruk, mesin bisa mengalami overheat yang sangat berisiko.
Cek tabung cadangan air radiator secara berkala dan pastikan volumenya berada di antara tanda minimum dan maksimum.
Gunakan coolant khusus, jangan air keran biasa karena bisa menyebabkan kerak di dalam sistem pendingin.
Selain air radiator, kamu juga harus rutin mengecek cairan rem, washer (air wiper), dan cairan power steering jika ada. Semua cairan ini punya fungsi masing-masing yang penting dalam sistem kendaraan kamu.
4. Servis Berkala di Bengkel Resmi
Meskipun mobil kamu masih baru, tetap wajib untuk melakukan servis berkala di bengkel resmi, terutama selama masa garansi.
Servis ini biasanya sudah dijadwalkan oleh pabrikan setiap kelipatan kilometer tertentu, misalnya 1.000 km, 10.000 km, dan seterusnya.
Saat servis berkala, teknisi akan memeriksa berbagai komponen, seperti filter udara, sistem pengereman, suspensi, hingga sistem kelistrikan.
Baca Juga : Tips Merawat Mobil Mercedes-Benz (Mercy) Agar Tetap Tangguh dan Awet
Kalau ditemukan kerusakan atau potensi masalah, bisa langsung ditangani sebelum menjadi lebih parah.
Jangan lupa untuk mencatat riwayat servis agar mudah dilacak di kemudian hari. Ini juga bisa jadi nilai tambah kalau suatu hari nanti kamu ingin menjual mobil.
5. Jaga Kebersihan Mobil, Luar dan Dalam
Terlihat sederhana, tapi menjaga kebersihan mobil bisa berdampak besar pada keawetan komponen dan kenyamanan berkendara. Cuci mobil secara rutin, terutama setelah hujan atau melintasi jalan berlumpur.

5 Tips Mudah Perawatan Mobil Agar Performa Makin Prima
Perawatan mobil yakni aktivitas yang boleh dilakukan oleh siapa saja, entah itu laki-laki atau perempuan. Berkendara sendiri juga bukan hanya pekerjaan laki-laki. Kaum perempuan juga bisa melaksanakan hal ringan seperti merawat kendaraannya.
Lantas, mengapa mobil patut dirawat secara rutin? Tujuannya yakni supaya kondisinya senantiasa prima ketika diterapkan. Merupakan ini juga akan mencegah kecelakaan lalu lintas akibat gangguan mesin.
Kamu tidak patut mengerti mesin mobil secara terperinci untuk merawatnya. Cukup lakukan perawatan simpel di rumah sehingga kendaraan kesayangan lebih awet atau bendung lama.
5 Tips Perawatan Empat Simpel
Apabila mendengar kata “merawat mobil”, mungkin beberapa orang akan berdaya upaya bahwa aktivitas tersebut rumit dan melelahkan. Padahal, kau bisa menjalankannya dengan sistem simpel.
Kamu tidak akan membutuhkan alat-alat khusus untuk menjalankannya. Jadi, tidak perlu takut atau malas untuk mengawalinya. Ini ia beberapa kiat perawatan mobil yang bisa diterapkan di rumah.
1. Rutin Memanaskan Mesin
Apabila kau jarang berkendara, sebaiknya rutin memanaskan mesin mobilnya sekitar 3 kali setiap minggunya. Apabila memang terlalu sibuk, paling tidak memanaskannya satu kali setiap minggunya.
Betapa lebih baik sekiranya kau bisa memanaskannya 30 detik hingga 1 menit setiap harinya. Silahkan panaskan mesinnya dengan transmisi di posisi netral dan tanpa menyalakan AC.
Kenapa mesinnya perlu dipanaskan secara rutin sebagai wujud perawatan mobil? Tujuannya yakni supaya kwalitas oli tidak menurun. Apabila mesinnya tidak dinyalakan dalam waktu lama, oli akan mengendap.
Lantas, begitu mesin dinyalakan, bagian mesin yang patut terlumasi oli akhirnya gagal mendapat pelumasan. Merupakan tersebut akhirnya akan menyebabkan keausan dan membuat mesin lebih kencang rusak.
Baca Juga : Berikut Cara Bersihkan Mesin Mobil dengan Mudah dan Aman
Ada lagi akibat lainnya sekiranya mesin jarang dipanaskan. Kondisi terjadi pengerjaan oksidasi yang kapabel merusak formula kimia oli mesin. Oleh karena itu, sekiranya kau jarang berkendara, luangkan waktu setiap minggunya untuk memanaskan mesin.
2. Periksa Selain Ban
Apa saja perawatan rutin mobil? Kamu rajin memanaskan mesinnya, kau juga perlu rajin memeriksa kondisi ban. Pastikan untuk memeriksa tekanan angin ban sebelum berkendara.
Kamu bisa menyesuaikan tekanan angin ban dengan saran pabrikan. Sehingga senantiasa merasa nyaman dalam berkendara. Bukan hanya itu, ban juga akan lebih awet.
Kamu memperhatikan tekanan angin ban, periksa juga apakah ada benda yang menancap di bagian ban. Terutamanya saja benda tajam atau kerikil. Benda semacam itu kapabel merusak tapak ban hingga menimbulkan kebocoran halus.
Jangan lupa memeriksa ketebalan telapak ban, jangan hingga di bawah standar Tread Wear Indicator (TWI). Tujuannya supaya kapabel memelihara kekuatan cengkeram ban.
Perawatan mobil terkait ban ini penting dilakukan supaya keselamatan berkendara terjaga. Kondisi sekiranya melaksanakan perjalanan jauh, penting sekali memeriksa tekanan angin ban.
3. Periksa Empat Cairan Empat
Ada banyak cairan dalam mobil yang perlu dilihat. Mulai dari air di reservoir tank, minyak rem, air radiator hingga air wiper. Semuanya patut berada pada tingkatan yang direkomendasikan oleh pabrikan.
Jadi, lakukan perawatan mobil dengan memeriksa https://jknailsbeauty.com/ cairan secara menyeluruh. Mulai dari memeriksa ketersediaan air di reservoir tank. Kemudian cek apakah minyak rem ada kebocoran atau tidak.
Cek juga ketersediaan air wiper yang berguna dalam membersihkan kotoran di kaca depan mobil. Pada bagian ini bisa kau isi dengan air awam maupun ditambahkan washer fluid.
Apabila tidak mengisinya, tentu persediaan akan habis dan mengganggu ketika gerimis turun. Kemudian, tidak lupa periksa juga ketersediaan air radiator. Sehingga temperatur mobilnya kapabel terjaga dalam batas maksimal.
4. Periksa Oli Mesin
Bagaimana sistem merawat mesin kendaraan mobil supaya awet? Salah satu caranya yakni tidak lupa cek oli mesinnya. Memeriksa kecukupan oli mesin melewati dipstick terbilang mudah.
Di bagian dipstick akan terlihat ambang batas oli. Apabila kurang, maka tambahkan dan pastikan untuk mengganti oli mesin setiap 10.000 KM atau 6 bulan. Silahkan sesuaikan standar mana yang sudah ditempuh.
Kemudian jangan lupa menentukan oli yang diterapkan cocok dengan saran dari pabrikan mobil. Jangan hingga terlalu sibuk untuk mengganti oli. Lantas, caranya sendiri sungguh-sungguh mudah.
5. Periksa Lampu
Perawatan mobil lainnya yang tidak keok penting yakni memeriksa lampu. Pastikan semua lampu berfungsi secara normal, tanpa ada yang mati. Mulai dari lampu bagian depan hingga lampu belakang.
Lampu depan dan lampu belakang berguna dalam membantu kekuatan pandang di malam hari dan mewujudkan mobil terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Jangan lupa memeriksa juga lampu rem untuk menghindari kendaraan ditubruk dari belakang ketika mengurangi laju.
Lantas, bagaimana sistem cek lampu? Caranya sungguh-sungguh mudah, cukup nyalakan saja lampunya lalu lihat bayang-bayangnya pada tembok garasi rumah. Apabila lampunya mati, seketika ganti dengan yang baru.
Perawatan mobil ini juga termasuk cek bagian kabel-kabelnya. Bisa lampu mati tidak senantiasa disebabkan oleh kerusakan lampunya. jadi ada kabel yang bermasalah atau terputus, sehingga lampunya turut bermasalah.